Korps Muballigh Muhammadiyah
Profil Korps Muballigh Muhammadiyah Ranting Krakitan
Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Ranting Krakitan merupakan bagian dari jaringan dakwah Persyarikatan Muhammadiyah yang memiliki misi utama menyebarkan ajaran Islam berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, dengan semangat tajdid (pembaharuan) dan pencerahan. Sebagai garda terdepan bidang tabligh, KMM Ranting Krakitan memegang peran strategis dalam memperkuat pemahaman agama dan membina akhlak masyarakat di wilayah Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
KMM Ranting Krakitan lahir sebagai respon atas kebutuhan jamaah akan dai dan muballigh yang mampu menyampaikan risalah Islam dengan bahasa yang mudah dipahami, menyentuh hati, dan relevan dengan perkembangan zaman. Sejak awal berdirinya, KMM Ranting Krakitan telah menjadi pusat koordinasi para muballigh yang bertugas mengisi pengajian rutin, khutbah Jumat, ceramah keagamaan, dan pembinaan warga Muhammadiyah serta masyarakat umum.
Peran ini bukan hanya terbatas pada mimbar masjid, tetapi juga merambah ke kegiatan sosial, pendidikan, dan pembinaan remaja, sehingga dakwah Muhammadiyah benar-benar terasa manfaatnya di tengah masyarakat.
Wilayah dakwah KMM Ranting Krakitan mencakup seluruh masjid dan mushala di lingkungan Ranting Muhammadiyah Krakitan. Pengajian rutin, pengajian keliling, dan pembinaan jamaah menjadi agenda utama. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
1. Pengajian Ahad Pagi – forum kajian tematik yang membahas berbagai persoalan keislaman dan kemasyarakatan.
2. Pengajian Rutin Majelis Taklim – bergilir di masjid-masjid wilayah Krakitan setiap pekan.
3. Khutbah Jumat dan Id – penugasan muballigh di berbagai masjid anggota Muhammadiyah maupun masyarakat umum.
4. Pembinaan Keluarga Sakinah – melalui ceramah dan konsultasi keagamaan.
Selain itu, KMM Ranting Krakitan juga terlibat dalam kegiatan khusus seperti tabligh akbar, peringatan hari besar Islam, dan pendampingan dakwah di daerah binaan terpencil.
KMM Ranting Krakitan berpegang pada prinsip dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang dilakukan dengan hikmah, mau’izhah hasanah (nasihat yang baik), dan mujadalah (dialog) yang santun. Misinya adalah:
– Menyebarkan pemahaman Islam yang murni, berkemajuan, dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.
– Mengokohkan akidah dan akhlak umat.
– Memberdayakan jamaah agar mandiri secara spiritual, sosial, dan ekonomi.
– Menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Seperti disampaikan oleh salah satu muballigh senior KMM, “Seorang muballigh tidak hanya menyampaikan kata-kata, tetapi juga harus menjadi contoh nyata dalam perbuatan.”
Dalam pelaksanaannya, KMM Ranting Krakitan bersinergi dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Aisyiyah, dan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah seperti sekolah, majelis taklim, serta lembaga sosial. Kolaborasi ini memastikan dakwah yang dilakukan tidak hanya bersifat verbal, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk aksi nyata seperti santunan anak yatim, penggalangan bantuan bencana, dan pemberdayaan ekonomi jamaah.
Ke depan, KMM Ranting Krakitan berencana memperluas jangkauan dakwah dengan memanfaatkan teknologi digital. Pengajian daring, rekaman khutbah, dan konten dakwah di media sosial menjadi fokus agar pesan Islam berkemajuan bisa menjangkau generasi muda dan masyarakat luas.
Selain itu, peningkatan kapasitas muballigh melalui pelatihan retorika dakwah, kajian kitab, dan pendalaman wawasan keislaman menjadi program prioritas. Dengan demikian, setiap muballigh tidak hanya fasih menyampaikan ceramah, tetapi juga mampu menjawab tantangan dan problematika umat secara tepat.
Seperti diungkapkan oleh salah satu anggota KMM, “Kami ingin memastikan bahwa dakwah Muhammadiyah di Krakitan hadir di setiap hati, di setiap rumah, dan di setiap lapisan masyarakat.”
Daftar Nama Mubaligh Muhammadiyah Krakitan adalah sebagai berikut:
1. Amir Faisal
2. H. Totok Weryanto
3. H. Shehono
4. H. Padi Amanto
5. H. Sunudi
6. H. Suwanto
7. Tugiran
8. Danan Zanuatmaji
9. Sudarmaji
10. Azis Cahyo Nugroho
11. Putut wiyoko
12. Nanang Setiawan
13. Muh Suranto
14. Suranto
15. Agus Wibawanto
16. Latif Kusmanto
17. Bejo sarjono
18. Sayuti Sibowo
19. Badarudin
20. Sriyono
21. Nonot Daryono
22. Mualim
23. Sazli Rais
24. Sodirin
25. Joko sunarto
26. Anas Mustarom
27. Basuki
28. Widodo KOKAM
29. Bambang Supadi
30. Sunardi
31. Pariman
32. H. Muh.Mukit
33. Agus Cahyono
34. H. Saiman
35. H. Satiman
36. Djumaeri
37. H. Tugino