Tapak Suci Krakitan

Profil Tapak Suci Putera Muhammadiyah Ranting Krakitan

Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Ranting Krakitan adalah salah satu unit latihan resmi di bawah naungan Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Perguruan seni bela diri ini berperan penting dalam membina generasi muda yang sehat jasmani, tangguh mental, dan berakhlak mulia.

Pendirian dan pengesahan pengurus Tapak Suci Ranting Krakitan tertuang dalam Surat Keputusan Pimpinan Cabang TSPM Bayat Nomor: A.001 / SK.PIIMCAB.BYT / VII / 2025 yang ditetapkan pada 31 Juli 2025. Keputusan ini menjadi dasar legalitas kepengurusan dan pelaksanaan program latihan di tingkat ranting.

Struktur Kepengurusan:
– Penanggung Jawab: Pimpinan Ranting Muhammadiyah Krakitan Bayat
– Ketua: Supriyanto, S.Kom., S.Pd.
– Sekretaris: Rafifah Cetta Gantari
– Bendahara: Ratna Nabila Salim, Yuniar Eva
– Anggota: Althaf Murdandana, Ahnaf Mumtaz, Hafidz Mustofa, Yuda Oktavia, Langit Sinar Fajar

Struktur ini diisi oleh kader dan anggota yang memiliki komitmen tinggi untuk mengembangkan Tapak Suci di tingkat desa, sekaligus mendukung pembinaan generasi muda yang disiplin dan berkarakter.

Tujuan dan Misi Tapak Suci Ranting Krakitan:
1. Membentuk generasi yang sehat jasmani dan rohani.
2. Mengembangkan keterampilan bela diri sebagai sarana pembelaan diri dan penguatan mental.
3. Menanamkan nilai-nilai Islami dalam setiap latihan dan kegiatan.
4. Mengajarkan disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab.

Ketua TSPM Ranting Krakitan, Supriyanto, S.Kom., S.Pd., menegaskan, “Tapak Suci bukan sekadar bela diri, tetapi juga sarana pembinaan akhlak dan pembentukan karakter generasi muda Muhammadiyah.”

Program Latihan dan Kegiatan:
– Latihan rutin mingguan di lapangan atau aula setempat.
– Ujian kenaikan tingkat untuk mengukur kemampuan dan perkembangan teknik.
– Partisipasi dalam kejuaraan Tapak Suci di tingkat cabang maupun daerah.
– Pengkaderan bagi anggota baru untuk memahami filosofi dan aturan Tapak Suci.

Peran di Masyarakat:
Selain fokus pada latihan bela diri, Tapak Suci Ranting Krakitan juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan desa. Anggota sering terlibat dalam pengamanan acara Muhammadiyah, gotong royong, dan kegiatan kepemudaan.

Sekretaris, Rafifah Cetta Gantari, mengungkapkan, “Kami ingin Tapak Suci menjadi kebanggaan warga Krakitan, bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga karena kontribusinya di masyarakat.”

Harapan ke Depan:
Dengan kepengurusan yang baru disahkan, TSPM Ranting Krakitan optimis dapat mengembangkan program latihan yang lebih terstruktur, meningkatkan jumlah anggota, dan meraih prestasi di berbagai kejuaraan. Harapannya, unit latihan ini dapat menjadi pusat pembinaan bela diri Islami yang melahirkan kader-kader muda Muhammadiyah yang unggul di bidang prestasi dan pengabdian.

“Kami ingin Tapak Suci Krakitan menjadi tempat lahirnya generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap mengabdi untuk umat,” pungkas Supriyanto.

Melalui kerja keras dan komitmen bersama, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Ranting Krakitan membuktikan bahwa olahraga bela diri dapat menjadi sarana efektif untuk membina karakter dan membangun generasi masa depan yang berkualitas.

Back to top button